Ekonomi Kreatif

FGD PELAKU EKONOMI SOSIAL KREATIF PONTIANAK

British Council dan Universitas Surabaya menyelenggarakan kegiatan FGD (Focus Group Discussion) bertajuk “DEVELOPING INCLUSIVE AND CREATIVE ECONOMIES (DICE)”. Bertempat di Coworking Space Intim Cafe, kegiatan ini bertujuan menghimpun informasi dari para pelaku ekonomi kreatif yang ada di kota Pontianak tentang perkembangan, permasalahan, solusi dan kegiatan usaha kreatif mereka. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar Bapak Heri Nurhasbi.

Ekonomi Kreatif
Image : Pak Heri Nurhasbi (Kabid Ekraf DISPORA Prov Kalbar) dalam FGD DICE

Developing Inclusive and Creative Economies (DICE) adalah program ambisius untuk mendukung pengembangan kewirausahaan kreatif dan kewirausahaan sosial antara Inggris dan negara yang masuk dalam lima ekonomi baru: Brasil, Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Afrika Selatan. Program ini akan memberdayakan wanita dan perempuan, mengembangkan lapangan kerja untuk anak muda, atau pun mendukung penyandang disabilitas atau kaum termarjinalkan lainnya dan Pontianak adalah satu dari empat kota yang menjadi sasaran program ini.

Ekonomi Kreatif
Image : Coach Edi dalam FGD mewakili komunitas UMKM Pontimarket

Pemerintah sangat mendukung kegiatan serupa untuk terus dikembangkan diberbagai daerah utamanya untuk menggairahkan para pelaku Ekonomi Kreatif di Kalimantan Barat. Pak Heri Nurhasbi mewakili DISPORAPAR Provinsi menyampaikan bahwa kedepan ekonomi kreatif akan menjadi unggulan di daerah ini. Dan dukungan berbagai pihak termasuk berbagai inisiatif kegiatan seperti ini akan memberikan masukan berharga kepada pemerintah daerah dalam menyiapkan berbagai program yang mendukung tumbuh kembang Ekonomi Kreatif.

 

BAGIKAN INFORMASI INI

Leave a Reply